Breaking News

Polisi Usut Viral Video Mesum Sejoli Satpol PP Bone, Pemeran Akan Diperiksa

Polisi Usut Viral Video Mesum Sejoli Satpol PP Bone, Pemeran Akan Diperiksa

gerbangindonesia.com Polres Bone Provinsi Sulawesi Selatan akan mengusut tuntas kasus viralnya video pasangan Satpol PP tersebut, dan pelaku yang ada dalam video tersebut akan dipanggil dan dimintai keterangan.

Kepala Reserse Kriminal Polres Bone, AKP Beni Pornica, Rabu (23/3/2022) mengatakan, “Kasus viral ini sudah kami selidiki. Polres Bone segera mengusut.”,

Proses investigasi dilakukan dari awal. Polisi akan terlebih dahulu menentukan keberadaan pekerjaan dan lokasi aktor yang muncul dalam video porno viral tersebut. “Kami akan segera check in dengan keduanya (pelaku dalam video) sesegera mungkin. Kami akan melalui prosesnya dulu, tunggu dulu,” kata Benny.

Pelaku dalam video tersebut diketahui merupakan anggota Satpol PP. Laki-laki inisial AG dan perempuan inisial DW.

AG diduga terluka karena DW memutuskan demikian dan langsung mengunggah video tersebut ke media sosial. Alhasil, video tersebut menyebar melalui dunia maya.

Sebelumnya diberitakan, pasangan yang tergabung dalam Satpol PP itu akan menikah setelah video keduanya viral di media sosial. Kesepakatan ini terjadi setelah keluarga kedua belah pihak dipertemukan.

“Soal isu yang viral, kedua keluarga itu sudah bersatu kembali dan kesimpulan akhir mereka akan menikah,” kata Andi Akbar, Ketua Satpol PP Bone kepada detikSulsel, Rabu (23 Maret).

Rencana pernikahan telah disetujui oleh kedua orang tua. Pasangan ini akan menikah di Satpol PP Bone pada 1 April mendatang.

Kedua orang tua sepakat, insya Allah pernikahan akan dilangsungkan pada 1 April mendatang.

About Banyu Bamantara

Check Also

Kejagung Ungkap Sosok Pengemudi Mercy yang Viral Halangi Ambulans

Kejagung Ungkap Sosok Pengemudi Mercy yang Viral Halangi Ambulans

gerbangindonesia.com Video viral tersebut memperlihatkan mobil yang menghalangi ambulans yang mengangkut seorang pasien di jalan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.