Breaking News

Review Tahun 2021, Bupati Pemalang: Membuka Investasi dari Mulai Komoditi Nanas Hingga Tambak Udang

Reporter: Eko B Art

Pemalang | Gerbang Indonesia – Ternyata di tengah masa pandemi ini tambak udang di Kabupaten Pemalang dapat menghasilkan 40 ton udang per hektar dalam sekali masa panen raya.

Namun bukan hanya itu saja, potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Pemalang, masih ada segudang potensi lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten ini.

Dan untuk mengetahuinya kita mari kita lihat lebih dalam dan kita buka bersama wawancara dengan Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo ST.,MSi.

Dalam kesempatan Bincang sehat membangun Pemalang AMAN ini, kita ikuti Pak Agung yang sedang terlibat langsung dalam panen raya di tambak udang Vaname.

Semangat luar biasa tampak jelas terlihat dalam komunikasi beliau, Pak Agung memulai Obrolan Sehat ini dengan mengetengahkan Panen Raya udang Vaname, “Karena memang ini panen udang yang sangat luar biasa, udang vaname bisa mencapai 40 ton per hektar dan ini bisa tiga kali panen dalam setahun.

Untuk lebih lanjut potensi apa saja yang dimiliki oleh Kabupaten ini Pemalang, Pak Agung Memberikan kesempatan dengan tim Media Gerbang Indonesia untuk sesi wawancara. “Semuanya luar biasa potensinya, karena wilayah Pemalang yang luas dari pegunungan sampai ke laut, dan kita punya harapan dan keinginan adalah Membangun Desa Nata Kota. Ujar Pak Agung.

Harapan Kita dari mulai Desa lah kita membangun, diseluruh wilayah Kabupaten Pemalang.

Dan Pemalang memang punya potensi yang sangat luar biasa, dan akan kita kembangkan, bukan hanya desa tapi juga di central kota Pemalang.

Terhitung dari mulai pelantikan Kami dibulan Februari dilantik menjadi Bupati, sudah banyak hal yang coba kami lakukan untuk Kabupaten Pemalang.

Padahal kita tahu bersama bahwa Kabupaten Pemalang ini terdiri dari 211 desa dan 11 Kelurahan, melihat hal tersebut memang kita butuh lebih banyak program-program ke desa, karena harapan kami, pembangunan ini bisa merata, bukan hanya di desa saja tapi juga kota, intinya semua akan merasakan pembangunan di Kabupaten Pemalang secara menyeluruh.

Kita baru saja melihat panen raya ini dan MOU antara PT fos alam nusantara dan PTPN 9.

Ini merupakan komitmen awal kita untuk mengawali investasi di Kabupaten Pemalang, dan tentunya ini akan meningkatkan pendapatan daerah dan juga mensejahterakan masyarakat, yang mana, lewat mata pencaharian ini, lalu selanjutnya kita tindak lanjuti, kita lihat nanti kira-kira akan seperti apa.

Dari pemerintah Daerah tentu akan mensuport, memfasilitasi dan mendukung investasi, dan apapun yang masuk kabupaten Pemalang, apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka inginkan akan kita penuhi, selama ini masih bisa memenuhi aturan aturan.

Pemerintah Kabupaten Pemalang sudah ada langkah konkrit yang mulai dilakukan untuk hal tersebut, banyak yang sudah kita tahu, dan hal tersebut sudah kami lakukan, termasuk melalui program-program kami yang sesuai dengan visi misi kami yaitu Pemalang AMAN (Adil Makmur Agamis dan Ngangeni).

Dan program kami tersebut kami realisasikan lewat program Dewi Desi Dedi dan Koin, semua ini adalah program bersama dari Mulai:

1.Dewi (Desa Wisata).

2. Desi (Desa Sinergi).

3. Dedi ( Desa Digital).

4. Koin ( Kota Industri).

Dan satu hal penting lagi bahwa Ikon dari kota Pemalang itu salah satunya adalah Balai Pendopo Kabupaten.

Dan wawancara juga berlanjut ke Balai Pendopo Kabupaten Pemalang, seperti saat ini kita sudah berada di Balai Pendopo Kabupaten Pemalang.

Beberapa program lainnya yaitu infrastruktur, Kedepannya perihal dengan infrastruktur ini kami akan bangun dan kami perbaiki untuk memfasilitasi tempat-tempat untuk kawasan industri dari kawasan menuju tambak udang vaname ini akan kita fasilitasi supaya jalan menuju kesana semuanya bagus, sehingga akan menjadikan Jalan halus rezeki mulus, agar masyarakat ikut terbantu dalam menikmati infrastruktur ini.

Baca juga:  Bupati Pemalang Membuka Acara Tasyakuran Dan Pentas Kesenian di Pendopo

Program Kabupaten Pemalang dengan Dewi Desi Dedi dan Koin adalah program strategi unggulan, mulai dari Dewi adalah konsep pengembangan destinasi destinasi yang ada di Desa-desa, karena Desa-desa di Kabupaten Pemalang punya potensi yang sangat besar dan sangat luar biasa, salah satunya pernah saya datang ke suatu tempat makan, di sana kami melihat pemandangan alam yang bagus sekali, ada sungainya dengan air mengalir, ditambah lagi ada view background pegunungan jadi tampak seperti studio alam, jadi langsung saja saya dan teman-teman foto selfie selfie karena menikmati pemandangan sekitar yang alami.

Langkah terobosan yang akan kami lakukan untuk mengembangkan Dewi atau desa wisata ini, kami akan kembangkan salah satunya dengan bekerjasama dengan Gabungan Industri pariwisata Indonesia dan kami akan mengeluarkan kartu Pemalang Ngangeni, artinya apa yang ada di Pemalang ini bikin kangen, dengan harapan orang banyak yang senang ke Pemalang, ini berarti adanya wisatawan datang, desanya senang dan makin maju dan berkembang.

Selanjutnya untuk Program Desi dan Dedi Ini, program ini kita akan aplikasikan dengan dikembangkan didesa untuk meningkatkan pelayanan dan juga termasuk promosi dari keberadaan desa wisata tadi, sehingga kita bisa mengikuti perkembangan zaman dimana Aplikasi yang berbasis didigital ini bisa langsung bersinergi dan diakses langsung oleh semua orang, karena hal informasi tersebut memang perlu dan dibutuhkan, dan kedepannya semua desa di Kabupaten Pemalang akan terpasang jaringan internet, jangan sampai ada Blank Spot di kabupaten Pemalang.

Artinya Desa Digital dan Desa Sinergi berhubungan erat dengan proses perjalanan pengembangan programnya.

Dan untuk untuk program Dedi (Desa Digital) adalah aplikasi untuk menulis, untuk layanan masyarakat dan meningkatkan informasi aktual dengan Desa Wisata yang dimaksud, dengan pola informasi Desa Sinergi antar desa, sehingga nanti tiap Desa harus ditunjang dengan Layanan Digital/internet.

Dan selanjutnya kami juga punya produk yang sebut OVOP (One Village One Product) sekalipun punya hal yang sama tapi mereka tetap bersinergi dan tentunya bukan hanya antar desa saja yang bersinergi, tapi informasi penting tentang destinasi destinasi yang ada bisa diakses dengan program Dedi dan Desi, dengan arah satu langkah ini kalau kita bicara soal sinergitas, ya juga bicara digitalisasi dan hal tersebut memang penting banget, di zaman ini sudah era serba digital semuanya.

Dan untuk Program selanjutnya adalah KOIN ( kota Industri) artinya kita akan bangun kawasan-kawasan industri di beberapa tempat untuk mengembangkan dan meningkatkan daerah, terutama peningkatan ekonomi dan mengurangi pengangguran yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang.

Dan kami akan merubah wajah Kota Pemalang, mempercantik tata kota sehingga wilayah Pemalang ini bener-bener Ngangeni.

Dan untuk Penataan Kotanya menjadi lebih spesifik, dan akan ada pembangunan atau perubahan yang signifikan, supaya tidak ada apa tempat-tempat yang kotor, kumuh, dan itu nantinya akan kita bersihkan semua dan akan kami jadikan menarik, bersih, Indah, tertata rapih.

Sebab hal ini adalah evaluasi kami tersendiri dan juga menjadi tantangan dalam menjalankan sebuah tanggung jawab, dan hal ini yang memang harus kita hadapi, apapun kendala dan permasalahan akan menjadi sebuah tantangan yang harus kita selesaikan bersama dengan masyarakat.

Alhamdulillah di Pemalang ini masyarakatnya guyub dan sudah punya semangat gotong royong yang tinggi. Artinya masyarakat Pemalang ini baik-baik.

Selanjutnya di kabupaten Pemalang, membuka informasu kuliner, dan bila waktu malam juga menawarkan banyak potensi Kuliner yang ada.

Kabupaten Pemalang punya banyak potensi yang sangat luar biasa, dan banyak sekali.

Baca juga:  Bupati Pemalang Kunjungi Desa Tegal Sari Barat dalam rangka Tasyakuran Renovasi Musholla Al-Fitroh

Karena Pemalang selain demografinya besar mencapai 15 juta penduduk, Pemalang juga terdiri pegunungan, bahkan sampai pantai.

Produk khas Pemalang ini banyak, kimoditi Nanas yang rasanya manis, penyebutan namanya adalah Nanas Madu, rasanya manis luar biasa, tidak heran bila disebutnya sebagai nanas madu Pemalang karena manisnya semanis madu.

Dan buah Nanas Pemalang sudah di eksport keluar dan bukan hanya di Indonesia saja, tapi bahkan sudah diekspor sudah sampai ke jeda, dan kemarin itu kurang lebih 12 ton untuk kebutuhan ekspornya, banyak permintaan karena memang ini luar biasa.

Dan hamparan lahan Nanas di daerah kami banyak, Di Pemalang khususnya Pemalang Selatan.

Terkait dengan permintaan ekspor keluar, sudah semakin banyak selain di Jeddah, juga di daerah seluruh pulau Jawa dan Nusantara ini juga sudah banyak. Kiita akan meningkatkan komoditi ini dengan kerjasama dengan universitas untuk peningkatan produktivitas dan kualitas nya.

Selain Nanas Pemalang juga punya mangga, dan khusus untuk mangga Ini Istimewa, ciri istimewanya diantaranya pernah kita lombakan di Istana Negara, dan Mangga Pemalang menjadi pemenangnya, makanya mangga ini kami namai Mangga Istana ataupun mangga alpukat.

Kenapa disebut mangga alpukat karena cara makannya yang berbeda, jadi kalau orang kebanyakan makan mangga dengan cara dikupas kulitnya hingga bersih terus diris dan disajikan, tapi kamangga alpukat pemalang ini beda, Mangga kita ambil lalu kita belah pendek dtengah diantara dua sisi atas dan bawah, kemudian dipuntir sedikit, lalu dibuka, Nah setelah itu bisa dibuka dan cara makannya pakai sendok, seperti makan alpukat dan itulah uniknya dari mangga alpukat, dan serat buah nya juga halus seperti alpukat.

Selain nanas mapanenn mangga istana/mangga alpukat, Pemalang juga sebagai lumbung padi Jawa Tengah, karena padi yang dikonsumsi masyarakat Pemalang, dibanding dengan perolehan hasil panen padinya, lebih besar panen yang didapat, dengan hamparan sawah yang kurang lebih ada 107000 hektar hamparan sawahnya bisa menghasilkan kurang lebih 679000 ton per tahun, dan ini artinya cukup mellimpah hasul panen padi di daerah kabupaten Pemalang.

Bahkan dimasa pandemi seperti sekarang ini, secara khusus hasil pertanian panen padi cukup lancar dan tidak mengalami banyak masalah, memang yang dihadapi adalah apabila masa panen raya harga anen padinya jadi anjlok dan harganya jatuh, dan untuk mengantisipasi hal yang demikian, kami menerapkan dengan sistem resi gudang, sebab dengan sistem resi gudang, dengan adanya padi yang melimpah, hasil panen tersebut disimpan didalam sistem resi gudang, dan hal ini bisa dijadikan alternative solusi untuk jaminan seluruh petani sebagai antisipasi biaya yang bisa digunakan untuk pengolahan sawah.

Harapan kami dengan adanya resi gudang yang bisa menyimpan padi dengan lebih modern dan efektif ini, juga bisa membantu perbaikan ekomi para petani di Pemalang.

Dalam proses perangkat sistem resi gudang ini dilengkapi dengan mesin oven, mesin giling beras untuk menjaga kwalitas hasil penyimpanan Padi, yang nantinya, kedepannya beras beras ini akan bisa dipasarkan langsung ke beberapa daerah, dan juga untuk konsumsi ASN di Pemalang, selebihnya nanti untuk penambah BPNT yang ada di Pemalang.

Dengan demikian Pemalang ini artinya bisa mengambil langkah solusi konkrit untuk mengelola surplus padi di Pemalang, dan juga artinya harapan kami, produk-produk yang ada di Pemalang ini bisa kita tingkatkan, baik kualitas maupun kuantitas dan juga harganya, sehingga hal ini akan memberikan dukungan kepada masyarakat petani yang mengerjakan sawah, dan yang mengelola hasil panennya, agar para petani selalu punya semangat untuk terus menanam padi.

Nah kalau bicara soal makanan/kuliner khas Pemalang, kita juga memberikan banyak variasi kuliner dan makanan khas Pemalang, ada bandeng montok, ada olahan-olahan nanas, ada kepiting gemes, ada Grombyang, dan ada juga lontong dekem, sate loso dan masih banyak lagi.

Baca juga:  Bupati Pemalang Sambut tujuh ABK di Pendopo Pemalang

Untuk Bandeng Rasa ayam ini benar benar istimewa, bandengnya diolah, diambil isi didalamnya dan diversihkan duri durinya, tanpa merusak kulit bandengnya, kemudian dagingnya Itu dicampur dengan ayam, ataupun daging sapi atau cumi, kemudian di olah, dan dimasukkan lagi ke dalam kulit bandeng bentuknya masih tetap utuh, dan tampilannya akan kembali seperti sediakala, lalu cara penyajiannya tinggal digoreng jadi rasa dari bandeng tersebut menjadi kombinasi rasa ayam, rasa daging sapi ataupun kombinasi rasa cumi. Dan untuk bandeng rasa ayam ini nenjadi pilihan oleh oleh wisatawan yang berkunjung ke Pemalang.

Jajanan kuliner khas lainnya ada apem Comal dan apem wana rata. Beda bentuknya tapi sama sama punya citarasa istimewa, kalau apem comal bentuknya rata, tapi kalau apem wanarata bentuknya lebih gemuk dan tampilannya lebih berisi.Pemalang juga terkenal dengan kue kamir nya, ada juga manisan Moga, manisan yang terbuat dari pepaya, manisan dari pepaya dari moga ini cocok banget di makan sebagai cemilan saat berbuka puasa karena rasanya manis.

Dan untuk pilihan fashion dan mode, Pemalang menawarkan pilihan batik khas Pemalang, dan batik pemalang ini sering saya pakai dan saya suka batik pemalang.

Pemalang juga terkenal dengan sarung goyor, dalam masyarakat umum pemalang disebut sarung Toldem.

Motiv Sarung Goyor Pemalang
Motiv Sarung Goyor Pemalang

Sarung goyor/sarung Toldem ini bisa dibilang atbm karena dibuat dengan (alat tenun bukan mesin) dan ini sudah diekspor jauh ke Timur Tengah, juga ke Afrika dan beberapa tempat lain di nusantara.

Dengan adanya sarung goyor dan batik, masyarakat pemalang mulai mengembangkan lagi pola mode antara sarung goyor dan batik, dan gabungan antara goyor dan batik ini jadilah yang namanya GoTik (Goyor Batik).

Inilah perihal potensi-potensi yang bisa digali dari kabupaten Pemalang.

Selanjutnya kalau kita bicara soal iklim investasi di kabupaten Pemalang, Alhamdulillah memang potensinya sangat besar sekali dan ini memang lagi ranum ranumnya lagi mekar mekarnya.

Untuk investasi di Pemalang, dengan melihat situasi kondisi yang ada, Alhamdulillah Aman, dengan sosial masyarakat yang damai ini semua berkat dukungan seluruh warga Kabupaten Pemalang ini yang tadinya besaran investasi hanya sekitar 744 miliar, sekarang ini bisa terealisasi sebesar 3 triliun.

Dengan melihat besaran investasi yang sampai pada angka 3 triliun, yang jelas kami sudah memberikan kemudahan untuk perizinan dan memfasilitasi apa yang mungkin diperluksn oleh para investor, terutama memang kita akan menyediakan dan menyiapkan infrastruktur utamanya yaitu Jalan, supaya semua jalan di wilayah kabupaten Pemalang itu halus, karena kami yakin kalau Jalan halus rezeki mulus.

Dengan Pemalang aman, damai tentunya semua situasi kondisi yang ada di Pemalang ini akan menjadikan para investor juga betah di Pemalang.

Kondusifitas Pemalang sebagai tempat investasi, Alhamdulillah semuanya saya sampaikan bahwa Pemalang ini sangat kondusif untuk investasi, Mari semua calon investor jangan khawatir untuk masuk ke Pemalang, anda akan aman di Pemalang.

Terlebih menjelang akhir tahun 2021 tepatnya di hari rabu tanggal 29 Desember 2021, Pemerintah Kabupaten Pemalang telah melaksanakan pelantikan 368 aparatur daerah kabupaten Pemalang dengan Aman dan Kondusif, sebagai wujud reformasi birokrasi secara menyeluruh, untuk tumbuh kembang dan kemajuan sendi sendi pembangunan daerah Kabupaten Pemalang di segala lini bidang kehidupan. Pastikan di Pemalang ini adalah Zona Integritas bebas Korupsi, Bersih Melayani.

Kepada seluruh masyarakat Pemalang, mari bersama-sama semuanya saja, kita jaga kerukunan kita, kita bangga dengan Pemalang, untuk Pemalang kedepan yang lebih baik, lebih maju lagi sesuai dengan visi misi Kabupaten Pemalang AMAN (Adil Makmur Agamis dan Ngangeni).

Semoga harapan kita bersama bisa terwujud dengan potensi-potensi yang ada diPemalang ini, bisa semakin marak investor dan juga bisa semakin mensejahterakan masyarakat Kabupaten Pemalang. (Eko B Art).

Check Also

Pasca Banjir Bandang Anggota Fraksi Gerindra Memberikan 200 Paket Sembako di Kecamatan Panti Jember

Reporter: Saiful Jember | Gerbang Indonesia – Pasca bencana banjir yang terjadi akibat hujan deras …